Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

15 April 2013

Beri Aku Alasan


Masih saja rindu itu kelabu...

Berharap bayang semu....
Mengais di kala sepi...
Menoreh pedih di tempatku berdiri
Mungkinkah sedikit saja ada titik terang...
Untuk tak mengurai tangis di kala dekat dengan dekap..
Dan aku sadar aku bukan siapa siapa yang ada di hatimu..
Beri aku alasan untuk berhenti berharap akan dirimu
Beri aku alasan untuk berhenti berharap akan hatimu
Tapi aku selalu takut untuk kau tinggalkan..

27 Desember 2012

Senja


Selamat sore senja yg hendak merapat selamat terbuai
oleh siluet yg menggaris rindu
pada semusim terik dalam kesetiaan yg tak habis-habis
mengekang zaman.
selamat datang malam,
selamat menabur cinta pada tabir kegelapan.
temukan misteri keindahan alam
krn dsanalah dkmbalikannya keberadaan kedamaian

-Pati, 27 Desember 2012
17.28 WIB-

19 November 2012

My November [rain]

untukmu nun jauh disana

siangku masih gerimis sayang.., sisa hujan petir semalam
apakah aku pernah mencintaimu
kutahu engkau menemuiku disini untuk memastikan itu..
apakah ada artinya bagimu
ketika kau bisa membaca tanpa kata-kataku..

di dua kali november kita bertemu..
tapi kali ini hujan begitu menyentuh hatiku..

kau adalah langit, aku adalah bumi
kau adalah ramai, aku adalah hening
kau bertualang, aku mencari makna
cukup sudah aku mengerti..
selalu ada awan putih itu diantara kita

kuyakin kau pun tahu..
tapi takdir itu tak bisa ditolak sayang..
hanya sebentar kita berbincang disini..
dan kehendakNya kita menggapnya begitu berarti..

aku berlari menjauh, kau tak peduli..
karena aku selalu kembali..
kau dengan kesibukanmu aku pun tak peduli..
karena di hatimu aku selalu terpatri..

jarak itu sayang.. tidak mampu menghalangi jiwa
kadang aku berurai air mata..
hanya engkau yang pernah menangis di hadapanku sayang..
mengharap aku melepas hatiku untukmu..
ketegaran dan kerapuhanmu itu..

dosakah bila kita masih berharap..
hujan telah berhenti..
perjalanan cukup sampai sini..

cinta..
berbahagialah dengan dia yang disana..
aku berjanji akan selalu berbahagia dengannya..
dan melupakanmu..

8 April 2012

Inikah Hujanku?

Hujan
Katakanlah pada angin tuk hempaskan aku ke bumi dengan keras
Biar bumi tersadar bahwa aku ada
Katakanlah pada awan tuk siap meneduhkanku
Agar aku tak segera menguap dan hilang
Katakan pada bunga mawar tuk menungguku datang
Agar saat ku menjamahnya, dia segera mekar dengan indah
Karena aku bukan apa-apa tanpa mereka

Hujan
Aku ingin menjadi dirimu
Yang di setiap butirna terkandung Doa penantian dari seluruh makhluk
Yang denganmu bunga akan segera berkembang
Yang denganmu rumput dan tanaman akan segera tumbuh
Yang denganmu semua makhluk dapat minum dan membersihkan diri
Yang denganmu senyum anak-anak akan segera hadir karena pelangi kan terlukis dengan indah di langit
Aku ingin menjadi sepertimu
Yang eksistensinya menjadi berkah sekalian alam
Namun diriku selama ini hanya selalu sanggup memandanginya dari balik rasa malu ku
Mengagumi tingkah riangnya
Terpesona senyumnya
Aku hanya dapat berjuang menjaga rasa dan hasrat milikinya
Mungkin diriku takkan dikenali selamanya
Namun biarkan aku menjadi bayangannya
Yang selalu setia menemani langkahnya
Walau mungkin aku tak pernah ada
Sayang,
Aku tak dapat sepertimu
Hujan
Aku begitu mencintai hujan
Dengan semua kesyahduan dan berkahnya
namun entahlah
mengapa hujanku tak seindah hujan yg lain
jangankan ku harap pelangi warna-warni yg terukir
atau bahkan kuncup bunga yg mulai bermekaran karena siramannya
namun justru kabut yg mulai menyelimuti
samar langkahku kini
tanpa arah dan gelap
terkaburkan oleh kabutmu
ehmm...
inikah hujanku?

22 Maret 2012

Adonan dalam Pikiran

Tersedak, berjalan, tertelan
Semua jadi satu dalam tenggorokan
Sudah tidak bisa lagi memproduksi air mata
Sebagai reaksi akan rasa sakit

Hanya bisa menengadah, berpikir keras, tegap
Semua jadi adonan dalam pikiran
Bahwa hidup tidak akan berakhir disini
Tapi masih panjang dengan berbagai alat bantuan

Berbaris menatap matahari dan menanti rembulan 


7 Maret 2012

Menunggumu?

Saat aku menantimu tanpa kepastian
Seribu malam telah ku lewati dalam penantian
Haruskah aku selalu menunggumu disini
Di tempat sunyi tempat dimana aku selalu sendiri
Menunggu rasa ini
Rasa yang mungkin sudah lama mati
Larut dalam pengorbanan