Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan

9 Mei 2013

Mengenal Karakter “Melankolis”


Dari katanya saja, Melankolis bisa disimpulkan bahwa arti atau maksudnya adalah sedih. Itu sih memang menurut penafsiran orang kebanyakan. Tapi mungkin kita lebih familiar dengan kata melow dan galau. Memang, orang yang memiliki karakter Melankolis dikenal senagai karakter yang selalu melow dan galau. Benarkah begitu??? Ah tidak juga.

18 April 2013

Ujian Nasional 2013 Ujian Gagal Nasional

Tahun ini adalah sejarah dimana Indonesia dalam melaksanakan UN tidak bisa serentak. Bisa dikatakan ini adalah UN terburuk yang saya temui seumur hidup saya. Mungkin niat pemerintah memang benar; untuk meminimalisir terjadinya kecurangan. Tapi caranya yang salah. Saya sebagai pelajar kelas sebelas saja merasakan apa yang kakak-kakak kelas rasakan. Kasihan mereka, mereka juga manusia. Dan sangat tidak pantas untuk dijadikan bahan percobaan. 20 varian soal itu menunjukkan kurang cerdasnya Kemdikbud baik dari segi ekonomi, manajemen, maupun koordinasi. Maunya membawa sistem yang berbeda tapi ternyata kocar-kacir.

8 Februari 2013

Ketika Hati Ingin Berbicara


Bagiku perpisahan itu suatu hal yang kemungkinan besar terjadi dalam kehidupan ini. Tidak mungkin kehidupan ini ada pertemuan tetapi tidak ada perpisahan, apakah itu dalam jangka waktu yang lama atau tidak. Yang menjadi tanda tanya besar dalam pikiran kita pastinya “Mengapa harus ada pertemuan kalau pada akhirnya akan ada perpisahan itu ??”.
Dalam hal ini, kita dituntut untuk mengerti dan memahami seberapa dalam kedua makna tersebut. Bila kita memilih untuk tidak ada pertemuan, maka kita akan mengetahui dimana letak kebahagiaan kita dan pada siapa kebahagiaan kita akan berlabuh, seperti apa orang yang bisa menjadi tempat kita berteduh dikala hujan badai menerpa dunianya hati dan seperti apa orang yang bisa mengubah musim salju nan dingin di dalam hati menjadi musim semi nan cerah.

11 Januari 2013

Tentang Mimpi


Dua hal yang sangat berbeda namun keduanya bukan merupakan hal yang terpisahkan..
Mungkin seseorang berpikir bahwa mimpi itu hanyalah suatu khayalan di dalam diri..
Dan sebuah fantasi yang menyenangkan bagi pikirannya..

Namun mimpi adalah awal dari suatu keinginan yang pasti..
Yang dapat merubah hidupmu untuk selamanya..
Tanpa mimpi..kau tidak akan mempunyai keinginan untuk merubah keadaan..
Tanpa mimpi..kau tidak akan mempunyai tujuan yang pasti di dalam hidupmu..

21 Agustus 2012

Bangkitlah dari Keterpurukan

"Yang penting bukan seberapa dalam Anda jatuh, melainkan seberapa tinggi Anda bangkit dan melompat dari kejatuhan tersebut." – Charlie Jones

Rata-rata orang yang sukses pernah mengalami kegagalan dan penolakan. 

Walter Elias Disney atau Walt Disney adalah pengangguran yang memiliki bakat menggambar. Dia mengirimkan lamarannya kepada sejumlah perusahaan, salah satunya adalah produser film. Lamarannya ditolak, dan ia tidak bisa hidup layak, ia terpaksa harus tidur di sebuah gudang yang penuh dengan tikus, yang baunya menyengat dan suka menggigiti kakinya. Tapi tikus-tikus itu justru mengilhaminya dalam membuat sebuah film animasi, Micky Mouse, yang pada akhirnya membuat Walt Disney terkenal di industri perfilman Hollywood. Bertahun-tahun kemudian, perusahaan berkembang. Ia mendirikan Disneyland, yang franchise-nya tersebar di banyak negara.

Charles Goodyear pun pernah gagal. Pada tahun 1834, karena tidak mampu membayar hutang akibat bisnis yang gagal, Charles Goodyear dipenjara. Pengusaha Amerika ini terpaksa pindah dari kehidupan mewah ke dalam sel sempit dan pengap. Namun, sebagai orang yang kreatif dan punya ide-ide segar, di dalam penjara itu ia tidak diam. Ia meneliti getah yang berasal dari pohon yang tumbuh di sekitar areal penjara. Setelah melalui proses penelitian selama 10 tahun, Goodyear akhirnya menciptakan vulkanisasi karet yang kelak amat berguna bagi kehidupan banyak orang. Kini berkat usahanya, tercipta barang-barang dari karet, seperti bola, tas, dompet dan terutama ban kendaraan.

Re-share from Anne Ahira (www.anneahira.com)




4 April 2012

Sang Pemimpi

Aku terpaku dalam sunyinya malam, membayang setiap angan,  terlintas banyak pengharapan dan mimpiku.
Semua terasa menyenangkan menurutku, bergerak dengan mimpi dan harapan  adalah penguat tiap langkahku, langkah menuju lebih baik, kini terbayang kembali masa itu, dimana aku jatuh pada pijakanku sendiri.  Terpeleset tanpa sengaja, membuat semua kacau, mimpi dan pengharapanku.

Penguat tiap langkahku menghilang bak debu tertiup angin, ingin rasanya aku lepaskan seluruhnya, perasaan bebanku sendiri, semua terasa membebani pundakku, peristiwa itupun terulang, aku kembali padanya, mendekatkan diriku kembali pada seorang, seseorang dimasa lalu yang aku telah tutup kisahku dengannya, kudekatkan diriku dengan tanpa penjagaan, aku mengulangnya, kubuka kembali lembaran lamaku, kubuka pintu kesakitan yang telah tertutup. Aku yakin semua aku lakukan karna aku lelah pada masa itu, lelah menopang berat di pundakku dengan berbagai macam problematika yang aku merasa menanggungnya sendiri waktu itu.
---
Semua berawal dari, dia datang kembali padaku di saat masalahku memuncak, semangat juang diriku menghilang, dan jujur pada waktu itu, yang aku butuhkan adalah motivasi dari sekelilingku, aku butuh perhatian seseorang yang dapat mengembalikan aku pada diriku yang sebenarnya, dan detik itu aku mengingat kembali masa laluku, masa dimana kisah itu berlalu, masa dimana semangat mimpiku berada di puncak emosi diriku, semangat hidup terbaikku. Aku ingat itu, semua terulang, aku dekatkan kembali diriku dengan harapan penuh, dialah orang yang mampu mengembalikan aku pada diriku yang sebenarnya, kedekatan pun berlalu, semua aku lakukan tanpa aku batasi diriku sama sekali, aku lupakan semua yang sebenarnya aku anggap salah, aku benarkan sikapku, aku mulai mau, berdua dengannya, pada saat itu, aku anggap itu adalah hal biasa yang banyak orang melakukannya. Aku mau di antarnya, berdua. Sesuatu yang aku pantangi diriku sebelumnya, waktupun berjalan selama empat hari kulalui diriku yang sebenarnya itu bukan aku, hari pun berlalu waktu demi waktu terlewat selama empat hari aku merenungi diriku sendiri dengan banyaknya perubahanku itu, dan di titik akhir hari keempatku aku kembali menemukan diriku sendiri, aku sadar bukan dengan di dorong orang lain aku bisa memotivasi diriku sendiri masa itu, tapi dengan kedekatanku pada Rabb-ku. Aku sadar semua yang kulewati itu, hari-hari kacauku itu terlewat karna aku jauh denganNya. Perlahan akupun dapat temukan diriku kembali dengan banyak keterlanjuran perubahan burukku selama seminggu.
Pelan-pelan ku benahi semua. Aku kembali pada pemahamanku semula,aku kembali pada prinsip hidupku sendiri, aku kembali pada mimpi-mimpi ku yang dulu, semua penguatanku kembali pada tempatnya secara perlahan. Terasa betapa beratnya meningkatkan diri kembali menjadi lebih baik dari sebelumnya, aku kembali pada diriku sendiri.
Tentang dia, aku putuskan kembali hubunganku dengannya, karna aku merasa, rasa bersalahku pada pemahamanku yang aku langgar jugalah yang membuatku semakin berat melangkah waktu itu, tak mau ku pungkiri, memang dia yang ada di masa sulitku, tapi bukan karnanya aku dapat mengembalikan diriku, tapi karna aku kembali dekat dengan Rabb-ku, semua kembali pada posisinya masing-masing, dan dia, satu kesalahan besar yang aku lakukan di masa jatuhku adalah  melepaskan penjagaan diriku sendiri. Kesalahan terbesarku, membuat hubunganku dengannya menjadi buruk. Tapi, mulai detik itu aku kembali yakin dengan memutuskan semua yang terbaik dan dilakukan karna Allah adalah hal terbaik dan sesuatu yang akan memiliki hasil yang juga terbaik. Insya Allah... kembali kutata mimpi dan harapanku, kukuatkan tiap langkah menuju kebaikan, butuh usaha lebih memang untuk mengembalikan semua pada tempatnya. Tapi itulah pemimpi, ada saat di mana jatuh adalah baik. Pembelajaran hidupkupun bertambah. Tidak selamanya bermimpi itu berjalan diatas dengan aman, ada masanya tali pelindung terlepas dan kemudian jatuh terguling dari pijakannya, tapi seorang pemimpi akan menjadi lebih kuat jika ia dapat membuatnya kembali di atas memperbaiki tali pelindung, dan kembali bergerak diatas bahkan ia berusaha mengencangkan talinya untuk dapat bergerak menanjak hingga ia temukan pijakan berikut di atasnya.. bermimpi dalam hidup adalah menyenangkan. Semangat!


25 Desember 2011

Tentang Langit

Menurutmu, langit mana yang paling indah? Langit pagi atau langit malam.
Langit malam!
Mengapa?
Suka aja, saat gelap menyapu cakrawala di sana berjejal milyaran bintang. Momen yang indah. Tak seperti pagi, sinarnya terang menyapu benderang bintang. Pada saat itu pagi hanya memiliki satu bintang, matahari. Matahari terlalu sombong, berdiri  tanpa ingin diganggu. Aku tidak suka.
Bukankah saat pagi kau akan menemukan awan? Dan burung di angkasa dengan kepak sayap mereka yang kokoh. 
Ya! 
Lantas kau tidak suka?
Suka. Cuma kau kan bertanya, lebih indah mana langit malam atau langit pagi. Jadi aku jawab langit malam. Aku suka langit pagi, tetapi aku lebih suka langit malam. Saat malam, aku menemukan kedamaian, saat hiruk tak lagi pikuk. Ada sejuta keheningan di malam itu, sejuta keindahan.
Sebenarnya, langit malam atau pagi itu sama saja. Langit tetaplah langit. Bagi para pecinta langit, tak akan ada beda langit malam atau langit siang, karena dia mencintai langit bukan mencintai malam dan siang. 
Hanya sebahagian yang mengerti tentang itu, hanya sebahagian kecil. Terkadang kita melupakannya, kita melupakan langit. Yang kita kejar adalah malam dan siang, bukan sang langit. Dan sang langit tak akan pernah peduli dengan keinginan kita, tak akan pernah. Dan lihatlah langit tak berbingkai.
Bukankah langit menurunkan hujan ketika bumi tandus menangis? Saat itu tanah retak pecah, dan segenap jiwa mendongkakkan mukanya ke atas memohon langit berwelas asih. ? ya.
Apakah kamu pernah melihat saat langit menutup mata?
Ya, aku pernah melihat. Saat itu mukanya menghitam, padahal tak pernah ada merah di sana saat biasanya pertempuran malam-pagi itu terjadi. Langit menjadi benar-benar hitam, bergemuruh, dan memberikan topan dan beliung.
Ketika itu bumi bergetar bukan?
Tapi sampai berapa lama? Bumi akan kembali menjadi arogan. Itu sudah terjadi saat langit dan bumi awal tercipta. 
Dan akan terus berulang….